cool hit counter

PDM KABUPATEN BLITAR - Persyarikatan Muhammadiyah

 PDM KABUPATEN BLITAR
.: Home > PCM Kanigoro

Homepage

PCM Kanigoro

SEJARAH MUHAMMADIYAH

CABANG KANIGORO-KAB. BLITAR

 

 

Sejarah berdirinya :

      Muhammadiyah cabang Kanigoro pertama kali diperkenalkan di desa Jatinom oleh Hamim pada tahun 1961. Hamim mengenal Muhammadiyah dari temanya bermain bernama Anshori yang pada waktu itu sebagai ketua Pemuda Muhammadiyah cabang Blitar (daerah pemudanya masih ikut Kediri), dan berkantor di jl. Seruni, sebelah rumahnya Bapak Moh. Barnawi. Perkenalan dan pertemanan Hamim dengan Anshori ini semakin akrab dan Hamim sendiri hampir setiap hari main ke kantor Pemuda Muhammadiyah tersebut dan merasa tertarik berdialog tentang Muhammadiyah. Hari-hari berikutnya Hamim tidak sendirian, ia mengajak teman-temannya bermain di desanya seperti Marmin Siswoyo (sekarang ketua PDM), Purnomo (alm), Mujiono dan Adi Wasito.

      Keberadaan Hamim dkk yang sering ke kantor pemuda tersebut akhirnya diketahui oleh Parto Mukri. Akhirnya mereka dipanggil dan diajak dialog oleh Parto Mukri. Atas dorongan dan wejangan dari Parto Mukri inilah akhirnya Hamim dkk mengadakan pengajian sendiri di desa Jatinom dengan mengajak teman-temannya yang lain seperti Jaeni, Mukhsin (guru MTs Al Muslihun, sekarang MAN Tlogo). Dengan kesepakatan Hamin dkk, Jaeni ditunjuk sebagai Kyai-nya. Kagiatan pengajian agama akhirnya diperluas dan semakin sering serta berpindah-pindah tempat (anjang sana). Ada 2 central kegiatan pengajian pada waktu itu yaitu desa Jatinom dan Satrean (kota kecamatan Kanigoro) yang berjarak lk 5 km. Akhirnya pusat kegiatan ada di desa Satrean, meskipun warganya banyak dari desa Jatinom.

      Pada tahun 1962, berdiri secara resmi ranting Muhammadiyah Kanigoro, cabang Blitar. Daerah Kediri. Peresmiannya di balai Kesenian “ Sasono Gembiro”(sekarang Polsek Kanigoro) dengan mengundang Kyai Samelan dari Tulung Agung sebagai pembicara/penceramah. Anggotanya adan 30 orang, ketua terpilih adalah Mukhsin dan Hamim sebagai sekretaris. Tokoh-tokoh penggeraknya adalah Hamim (utama), Marmin siswoyo, Purnomo, Mukhsin dan Mujiono (alm).

 

Reaksi masyarakat :

      Berdirinya jamaah dan ranting Muhammadiyah di Kanigoro tidak luput dari reaksi masyarakat, terutama dari warga NU, antara lain :

1.      Provokasi, dengan menyebar opini negatif tentang Muhammadiyah

2.      Mendoktrin keluarga aktifis Muhammadiyah, agar jangan ikut-ikut menjadi Muhammadiyah

3.      Melalui pengajian-pengajian NU, selalu disebarkan sikap waspada terhadap gerakan MD, Muha, Wahabi (istilah-istilah yang sering digunakan untuk menyebut Muhammadiyah)

4.      Dll.

 

Berdirinya Cabang Muhammadiyah Kanigoro

(Penuturan  M. Dlofir)

 

      Cabang Muhammadiyah Kanigoro berdiri secara resmi pada tahun 1986 melalui musyawarah warga Muhammadiyah Kanigoro di rumah Purnomo di desa Jatinom. Sebagi ketua terpilih M. Dlofir, wakil Ketuanya Purnomo (alm), sekretaris : Haryono. Kepengurusan ini berjalan sampai dengan tahun 1995.

Melalui Muscab tahun 1995, ketua diganti oleh A. Musta’in Huda sampai sekarang. Meskipun kegiatan reorganisasi periodik 5 tahun-an tidak lancar, namun kegiatan rutin persyarikatan tetap lancar. Hal ini salah satu faktor penyebab utamanya adalah warga Muhammadiyah Kanigoro yang mayoritas berasal dari ranting Jatinom tergolong warga sibuk dengan profesinya, mayoritas  sebagai  peternak ayam petelor (masyarakat pekerja) keras.

 

Perkembangan Muhammadiyah saat ini

1.      Jumlah ranting ada 3 yaitu :

-   Ranting Muhammadiyah Jatinom

-   Ranting Muhammadiyah Satrean

-   Ranting Muhammadiyah kanigoro

 

2.      Amal usaha :

- Masjid                                         : 2 buah

- Mushalla                                      : 3 buah

- TK ABA                                     : 1 buah

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PHOTO KENANGAN

(Dokumen : Zainudin Wijaya)

 

 

 

       
   

Saat mengikuti pelatihan melati tingkat daerah

No. 1 : Zainudin Wijaya

 
 
 
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
 
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

       
   

Zainudin Wijaya no. 2

 
 
 
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Berita

Agenda

Pengumuman

Link Website